Puisi Islami Menyentuh Hati
Sabtu, 16 Maret 2013
3
komentar
Puisi Islami Menyentuh Hati - Dalam Tulisan kali ini Catatan Kencor bukan ingin mengingatkan Pembaca, Tapi ingin Kita saling mengingatkan. Karena teramat sering pula Penulis lupa tentang maksud dari tujuan berkarya tersebut.
Dalam mengingatkan, bukan berarti kita harus menjadi seseorang yang sempurna. Karena kesempurnaan tidak akan tercapai oleh Manusia. Dan untuk menjadi baik, bukan berarti Kita harus tidak pernah salah.
Puisi dengan judul " Perjalanan Nanti " dibawah ini, semoga menjadi pengingat bagi saya dan Pembaca semua.
------- Perjalanan Nanti -------
Malaikat tak akan terpesona dengan cantiknya wajahmu
Malaikat tak bisa tergoda oleh mulusnya kulitmu.
Tangan-tangan sang Maha Raja tak akan bercanda.
Memuja.... Menyembah tak bisa menunda.
Malaikat tak pernah memperdulikan kekar ototmu
Malaikat mustahil tersipu dengan ketampananmu.
KuasaNya lebih hebat dari kelicikan otakmu.
Berlaripun tak bisa menghindari.
Itu..... Perjalanan nanti.....
Tak ada gelak tawa bersama berbagi secangkir air hina
Tak ada lagi bibir bernyanyi meneriakan kesombongan diri
Semua jiwa merana menelan bara.....
Sang Maha Raja menunjukkan kuasaNya.
Kuasakah kita ?
=====================================================
Kembali Penulis tidak bermaksud menggurui........ hanya sekedar mengajak kita untuk sama-sama mengintropeksi diri.
Dalam mengingatkan, bukan berarti kita harus menjadi seseorang yang sempurna. Karena kesempurnaan tidak akan tercapai oleh Manusia. Dan untuk menjadi baik, bukan berarti Kita harus tidak pernah salah.
Puisi dengan judul " Perjalanan Nanti " dibawah ini, semoga menjadi pengingat bagi saya dan Pembaca semua.
------- Perjalanan Nanti -------
Malaikat tak akan terpesona dengan cantiknya wajahmu
Malaikat tak bisa tergoda oleh mulusnya kulitmu.
Tangan-tangan sang Maha Raja tak akan bercanda.
Memuja.... Menyembah tak bisa menunda.
Malaikat tak pernah memperdulikan kekar ototmu
Malaikat mustahil tersipu dengan ketampananmu.
KuasaNya lebih hebat dari kelicikan otakmu.
Berlaripun tak bisa menghindari.
Itu..... Perjalanan nanti.....
Tak ada gelak tawa bersama berbagi secangkir air hina
Tak ada lagi bibir bernyanyi meneriakan kesombongan diri
Semua jiwa merana menelan bara.....
Sang Maha Raja menunjukkan kuasaNya.
Kuasakah kita ?
=====================================================
Kembali Penulis tidak bermaksud menggurui........ hanya sekedar mengajak kita untuk sama-sama mengintropeksi diri.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Puisi Islami Menyentuh Hati
Ditulis oleh coachkencor@gmail.com
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://catatan-kencor.blogspot.com/2013/03/puisi-islami-menyentuh-hati.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh coachkencor@gmail.com
Rating Blog 5 dari 5
3 komentar:
Gx Seru
:'(
Posting Komentar