Tampilkan postingan dengan label PUISI JENAKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI JENAKA. Tampilkan semua postingan

Puisi Jenaka Pawang Setan

Posted by coachkencor@gmail.com Rabu, 10 April 2013 0 komentar
Puisi Jenaka Pawang Setan - Kembali ingin membuat orang tertawa... tak perlu tawa yang lebar, tersenyum kecilpun sudah membuat Catatan Kencor bahagia dengan Puisi Jenaka ini.

Buat anda yang ingin sejenak lepas dari segala kepenatan... baca Puisi Jenaka Pawang Setan dibawah ini....

Jupa-japu Telek Asu...

Tak ada angin tak ada hujan engkau pun datang....
Tak ada angin tak ada hujan engkau pun menghilang.
Angin dan hujan bukanlah pengiring jasadmu....
Engkau bebas kemana saja tanpa menunggu angin.

Hujan tak perlu menunggu hadirmu untuk membasahi bumi
Hanya dengan segumpal awan.....
Hujan pun mampu turun sendiri.

Raja bukan... Dewa bukan....
Siapa engkau....?  Yang dengan lantang mengatakan ...
Hujan adalah milikmu....

Hanya dengan segumpal kemenyan...
Kau kumpulkan segerombol setan yang lebih bau dari binatang.

Engkau sendiri batuk mencium bau kemenyan...
Bagaimana engkau bisa mengatur hujan ?
Dasar engkau pawang setan.
--------------------------------------------------------------------------
Itulah kawan Puisi Jenaka Pawang Setan, semoga setidaknya anda bisa sedikit terhibur.....

Baca Selengkapnya ....

Puisi Jenaka Konyol

Posted by coachkencor@gmail.com Kamis, 28 Maret 2013 0 komentar
Puisi Jenaka Konyol - Puisi Jenaka adalah Puisi yang akan membuat Pembacanya tertawa. Karena harus membuat tertawa Pembacanya, Puisi Jenaka memerlukan daya khayal yang mengandung unsur Konyol didalamnya.

Masuknya unsur konyol bukan berarti Penulis bisa menulis dengan asal-asalan. Karena sesuatu yang dibuat dengan asal-asalan tidak akan pernah menjadikan hasil yang maksimal.

Dibawah ini sekelumit Puisi Jenaka yang mungkin sedikit konyol.... Selamat membaca dan semoga tertawa....



Ingin aku berlari menyeberangi lautan...
Tapi malah kedelep.
Ingin aku mendaki gunung tertinggi....
Tapi malah kecemplong jurang...


Ingin aku bercinta dengan alam
Memeluk.... membelai dan mencium...
Tapi aku bingung....
Apa jenis kelaminnya alam ?

                     Sebongkah batu kulempar untuk membangunkan rasa.
                     Tapi apa ?
                     Batu yang kulempar mengenai kaca...
                     Akupun dipenjara.
----------------------------------------------------------------------------------------
Demikian Sobat Puisi Jenaka Konyol dari Catatan Kencor.Semoga dapat menghibur.

Baca Selengkapnya ....

Puisi Jenaka Paling Lucu

Posted by coachkencor@gmail.com Selasa, 26 Maret 2013 0 komentar
Puisi Jenaka Paling Lucu - Terlalu serius kadang membuat kepala kita pening. Sedikit bersantai, tertawa kecil dan berjenaka ria, itulah solusinya.

Meskipun bukan obat sakit kepala, Puisi Jenaka Paling Lucu ini setidaknya bisa merilekskan saraf kita yang lagi tegang. Silahkan membaca dan semoga terhibur......


         ------- Cangkul -------

Pagi-pagi Ayah sudah menyiapkan Cangkul...
Untuk apa Cangkulnya ..........?
Untuk mencangkulku.

Dengan perasaan gembira aku lari terbirit-birit.....
Kemana aku lari.................??
Mencari Cangkul.

Di ruang sebelah dapur, kutemukan sebuah Cangkul
Kuambil dan kupikul sampai kepalaku mentul-mentul.
Untuk apa Cangkul kupikul sampai mentul-mentul.........?
Untuk kuberi ke Ayah.... biar lebih semangat mencangkul dengan dua cangkul.

Dengan perasaan lebih gembira kuberikan kepada Ayah sebuah Cangkul...
Dengan rambut kriwul-kriwul Ayah tidak mau menerima Cangkul.
Kenapa Ayah tidak mau menerima Cangkul......?
Karena Ayah sudah tercangkul.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Demikian Sobat jenaka Puisi Jenaka Paling Lucu.. Semoga anda semua bisa tertawa tanpa gembira tercangkul.

Baca Selengkapnya ....
Belajar SEO dan Blog support Online Shop Aksesoris Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Catatan Kencor.